Friday, May 11, 2018

8 11 5 Pacaran, Nikah atau....

#KerupukSpesial
"Shaleh itu bisa jadi hanya terkondisikan karena Allah menyelamatkan kita, bukan karena usaha sendiri."

"Maksudnya, Dik?" Omar penasaran.

"Aku mau pacaran saat kelas 2 SMP, calon pacarku pindah sekolah. Mau pacaran kelas 2 SMA, calon pacarku pindah juga," kata Udik menatap langit-langit bolong hingga tampak kelap-kelip bintang di langit.

"Saat kuliah pacaran, kan? Masa gak laku kan kamu lebih ganteng dari aku?" Omar membetulkan bantal sambil tiduran di kursi.

"Saat kuliah gak berani pacaran, cita-citaku setinggi langit. Pacaran takut mengganggu." Udik narik nafas.

"Menjelang nikah, akhirnya pacaran, iya kan, iya kaaan?" Omar menggoda Udik yang masih serius memandang langit-langit yang belum selesai.

"Justru itu uniknya hidupku. Menjelang nikah, calon istri susah ditemui. Hanya orangtuanya meminta nunggu selama 3 taun." Udik menarik nafas semakin dalam.

"Kamu mau menunggu selama itu? Tidak takut ia berpaling ke lain hati. Kan belum ada janji yang jelas, belum kamu lamar pula?" Dahi Omar mengerenyit.

"Hatiku yakin bahwa ia adalah jodohku, maka ya menunggu dengan optimis. Allah tak mungkin salah memberikan jodoh pada hamba-Nya." Udik segera terbangun karena ada bau bala-bala yang harum hadir dalam indra penciumannya.
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading



"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."

No comments: