Wednesday, April 18, 2018

3 18 4

*Tertampar Malu di Hadapan Kakak Angkat*

Ini masih dahsyatnya anak angkat ya...! Biar tidak terkesan mengada-ada, Abah tulis kisah nyatanya saja. Hehe

Saat belum meninggal, kemana pun pindah rumah, ayah biasanya tak lepas dari punya anak angkat. Ya ngasih makannya seadanya saja, ayah makan ikan asin, sambal, lalap, atau ikan, putra angkatnya pun ikut makan menu yang sama.

Salah satunya adalah seorang siswa SMP dari keluarga sederhana, tapi cerdas. Panggil saja namanya Omar ya...! Nama ini tidak ada kaitan dengan cerita sebelumnya.

Kak Omar disekolahkan gratis di MA Cisewu, Garut. Sehari-harinya Omar membantu pekerjaan ayah dan ibu Abah.

Karena ayah punya gubuk kecil di kolam yang cukup jauh dari rumah, Omar seringkali tidur di gubuk itu ditemani kakak Abah yang masih MTs (SMP). Kedua remaja ini bertugas mengawasi kolam kalau-kalau airnya meluap karena dekat sungai dan mengawasi pemancing nakal yang salah melemparkan kail, seharusnya ke sungai, eh malah ke kolam. Hehe

Walaupun gubuknya kecil, tapi ada listriknya, bisa masak liwet dan bikin Abah ngiri ingin ikut, tapi tak boleh da masih imut-imut sekali. Hihi

Setelah ayah meninggal, Omar masih suka berkunjung ke rumah. Kedatangannya tidak sesering seperti saat ayah masih ada, tapi pasti saja main ke rumah.

Setelah berumah tangga, Omar bersama istri dan putranya suka silaturahmi ke rumah juga, minimal tiap lebaran mah pasti.

Abah tumbuh dewasa, mulailah berpetualang ke kota. Abah jarang ketemu ibu karena hemat ongkos demi kuliah.

Saat ketemu, ibu selalu bilang bahwa Kak Omar masih suka silaturahmi ke ibu. Apalagi saat ibu sakit, Kak Omar hampir selalu menengok.

Makin tua Abah masih di kota. Pertemuan dengan ibu masih jarang. Tapi Kak Omar masih tetap suka berkunjung ke rumah ibu walau hanya duduk di pintu.

Abah semakin sadar, ternyata yang lebih dulu menengok ibu yang paling Abah cintai itu tidak selalu anak kandung. Yang selalu memberikan ilmu buat ibu di pengajian Jumat  juga bukan anak kandung. Tapi Kak Omar sang anak angkat yang berpenampilan sederhana, sopan sekaliiiii dan sedikit bicara, tapi tak pernah nolak saat disuruh ayah dan ibu.

Jadi, bila kita menyayangi anak angkat dengan setulus hati, maka bukan hanya kita yang akan menuai balas budinya, tapi anak-cucu pun bisa ikut menikmati kasih sayang dari saudara angkat.

Sekarang, beliau bertugas di KUA Cisewu. Semoga kakakku ini tetap shaleh dan bahagia bersama keluarganya. Yang nikah di Cisewu, mungkin kenal ya....hehehe

#komtas_keluarga
Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading



"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."

No comments: