Tuesday, September 8, 2015

Ya Kata Seru dan Munada Bahasa Arab

Hello Katabah!
Orang Indonesia rasanya jarang memanggil seseorang didahului ya, hai atau wahai. Akan tetapi, orang Arab tampaknya suka sekali, misal: Ya Ahmad. Ya Zaid, Ya Ustadz, dan lain-lain.

Ya seperti pada ketiga contoh di atas disebut kata seru (adat nida). Sedangkan kata yang berada setelah huruf “ya” disebut “Munada”.

Contoh:
Munada Dua Kata Satu Arti dibaca nashab (fathah):
يَاعَبْدَ اللهِ
(Hai Abdullah)


Munada Satu Kata Nama Tunggal dibaca rafa’ (dlammah):
يَا زَيْدُ
(Hai Zaid)

Munada isim nakirah yang ditujukan ke orang tertentu dibaca rafa’:
يَا تِلْمِيْذُ
(Hai siswa)

Munada isim nakirah TANPA ditujukan ke orang tertentu dibaca nashab:
يَا تِلْمِيْذًا
(Hai siswa)

Munada Yang Kedua Penyempurna Munada Pertama, maka dibaca nashab:
يَا مَاهِرًا تَفْكِيْرُهُ
(Hai yang cerdas pemikirannya)

Nama-nama Munada di atas ada istilah Arabnya. InsyaAllah di artikel lain, saya sebutkan satu per satu. Makanya jangan bosan-bosan untuk berkunjung lagi ya… J



Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading



"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."

No comments: