Wednesday, September 16, 2015

Fi’il (Kata Kerja) Bahasa Arab

Hello Katabah!
Tentang fi’il bahasa Arab memang cukup sederhana karena terdiri atas: fi’il madhi (sudah), mudhari’ (sedang/akan), amar (perintah) dan nahyi (larangan).

Namun yang membuat para pemula mengerenyitkan dahinya adalah ketika diminta mengikuti perubahan bentuk dari masing-masing fi’il. Hanya mengikuti isim dlammir saja, kita sudah mengikuti ketentuan 14 dlammir.

Contoh fi’il madhi:

حَفِظَ
(telah menyimpan)
وَضَعَ
(telah meletakkan)
غَنَّى
(telah bernyanyi)
اَكْرَمَ
(telah memuliakan)
اَلَمَ
(telah menyakitkan)


Contoh fi’il mudhari’:
يَحْفَظُ
(sedang/akan menyimpan)
يَضَعُ
(sedang/akan meletakkan)
يُغَنِّى
(sedang/akan bernyanyi)
يُكْرِمُ
(sedang/akan memuliakan)
يُؤْلِمُ
(sedang/akan menyakitkan)


Contoh fi’il amar:
اِحَفَظْ
(Simpanlah!)
ضَعْ
(Letakkanlah!)
غَنِّ
(Bernyanyilah!)
اَكْرِمْ
(Muliakanlah!)
اَلِمْ
(Sakitilah!)


Contoh fi’il nahyi:
لَاتَحْفَظْ
(Jangan simpan!)
لَاتَضَعْ
(Jangan letakkan!)
لَاتُغَنِّ
(Jangan bernyanyi!)
لَاتُكْرِمْ
(Jangan muliakan!)
لَاتُؤْلِمْ
(Jangan sakiti!)


Catatan untuk harokat huruf alif pada kata اَلَمَ seharusnya panjang, tapi saya masih belum bisa membuat fathah panjang seperti mad wajib muttashil atau mad wajib munfashil. Dengan demikian, kata اَلَمَ memiliki 4 huruf, bukan tiga huruf.

Bitcoin Offers:
Free Bitcoin, Double Bitcoin, Bitcoin Investment, Bitcoin Trading



"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."

No comments: